Minggu, 28 November 2021, WIB

Jumat, 03 Jan 2014, 11:12:31 WIB, 1030 View Administrator, Kategori : Kegiatan Dinkes

Sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah terhadap pemenuhan atas hak masyarakat.akan kesehatan, Pemerintah Kota Tegal telah melakukan penandatanganan MoU Pelayanan Jaminan Kesehatan dengan PT Askes (Persero) Divre VI. Penandatangan MoU tersebut secara langsung dilakukan oleh Walikota Tegal Bapak Ikmal Jaya, SE,Ak, M.Hum dan Kepala PT Askes (Persero) Divre VI selaku Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan, Ibu Andayani Budi Lestari, SE, MM, AAK pada tanggal 31 Desember 2013 di Semarang . Penandatangan tersebut disaksikan oleh :

- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Bindal Pelayanan Kesehatan, dr. Joko Mardiyanto, M.Kes

- Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal

- Direktur RSUD Kardinah Tegal

- Kepala Kantor PT Askes (Persero) Cabang Pekalongan

- Karyawan PT Askes (Persero) Divre VI, Kantor Askes Tegal , Kepala UPT JKM Dinkes Kota Tegal beserta seluruh staf.
Selain itu dilakukan pula penandatangan Perjanjian Kerjasama Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Bagi Masyarakat Kota Tegal yang dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal Dr. Moehammad Hafidz, M.Kes dan Kepala PT Askes (Persero) Cabang Pekalongan.
Penandatangan MoU dan PKS tersebut dilaksanakan pada tanggal 31 Desember 2013 di Kantor PT. Askes (Persero) Divre VI Jateng-DIY di Semarang dan menjadikan Pemerintah Kota Tegal merupakan Kota pertama di regional Jateng dan DIY yang melakukan penandatangan MoU Penyelenggaraan JKN dengan PT Askes selaku BPJS Kesehatan.

87.838 jiwa warga Kota Tegal telah terdaftar menjadi peserta JKN
Dengan dilakukannya penandatanganan MoU dan PKS dalam penyelenggaraan Jaminan Kesehatan ini maka program Jamkesmas dan Jamkesta Kota Tegal telah diintegrasikan ke dalam JKN yang berarti seluruh peserta Jamkesmas dan Jamkesta masyarakat miskin dan tidak mampu otomatis menjadi peserta BPJS JKN. Pada tahap pertama ini sebanyak 87.838 jiwa telah menjadi peserta JKN yang berasal dari 76.306 peserta Jamkesmas dan 11.532 peserta Jamkesta kartu putih. Sehingga masih ada 6.794 jiwa dari peserta Jamkesta kartu putih yang belum didaftarakan sebagai peserta JKN dikarenakan masih belum lengkapnya data terkait Nomer Induk Kependudukan (NIK) peserta sehingga akan ditindaklanjuti integrasi pada tahap berikutnya.

Rp 2,2 M untuk JKN
Penyelenggaraan JKN merupakan amanat Undang-Undang No. 420/2004 tentang SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional) yang mewajibkan seluruh rakyat Indonesia menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pelaksanaan UU ini tentunya dilakukan secara bertahap khususnya pendaftaran sebagai peserta JKN. Bagi peserta maskin atau Jamkesta putih secara langsung akan diintegrasikan sebagai peserta JKN dengan pembayaran premi sebesar Rp 19.225 perbulan per orang yang dibayarkan oleh pemerintah daerah. Sehingga Pemerintah Kota Tegal menganggarkan Rp 2,2 Milyar untuk membayar premi peserta jamkesta putih yang terintegrasi dan terdaftar dalam JKN.
Bagi peserta Jamkesta putih yang belum terintegrasi ke JKN masih dapat memanfaatkan kartu jamkesta untuk mendapatkan layanan kesehatan sesuai prosedur pelayanan Jamkesta Kota Tegal.
Sedangkan pengguna kartu jamkesta merah juga tetap dapat menggunakan kartu nya untuk layanan kesehatan sambil menunggu proses pendaftaran terbuka bagi peserta JKN yang termasuk masyarakat mampu atau non maskin.
Dengan penyelenggaraan BPJS JKN ini pemenuhan terhadap hak atas kesehatan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik dan optimal khususnya dalam pemerataan pelayanan kesehatan yang adil dan bermutu.

 





Tuliskan Komentar