Senin, 17 Desember 2018, WIB

Kamis, 08 Mar 2018, 13:57:15 WIB, 445 View Administrator, Kategori : Puskesmas Slerok

Imunisasi adalah hak bagi setiap orang untuk memperoleh perlindungan dari penyakit atau masalah-masalah kesehatan. Imunisasi dapat memberikan pencegahan terhadap penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, yaitu : Hepatitis B, Pertusis, Difteri, Tetanus, Tuberculosis, Meningitis, Polio sertaCampak.
Keberhasilan pelaksanaan Introduksi vaksin baru MR (Measles-Rubella) perlu dukungan dari semua masyarakat, dengan sosialisasi dan edukasi yang merata dari pemangku kepentingan sampai lapisan masyarakat terkecil. Sosialisasi yang intensif, penguatan komunikasi dan jejaring dapat mencapai keberhasilan pelaksanaan introduksi vaksin baru MR (Measles-Rubella). Sehubungan dengan hal tersebut Puskesmas Slerok mengadakan Sosialisasi introduksi vaksin baru MR (Measles-Rubella) pada kepala sekolah PAUD/TK dan kepala sekolah SD/SMP pada hari Jum’at tanggal 19 Mei 2017 dan pada hari Senin tanggal 22 Mei 2017 Kepala Sekolah PAUD/TK yang diundang ada 25 orang, sedangkan Kepala Sekolah SD/SMP ada 22 orang. Acara dimulai dengan pembukaan dan dilanjutkan sambutan oleh dr. Yvonne Indrawati S sebagai Kepala Puskesmas Slerok. Materi pertama diberikan oleh dr.Yvonne Indrawati S tentang penjelasan penyakit MR (Measles-Rubella) selanjutnya dengan materi kedua tentang kebijakan kampanye MR (Measles-Rubella) oleh Asih Hidayati. Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, termasuk tentang bagaimana pengaturan jadwal pelaksanaan imunisasi di setiap sekolah supaya tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Dengan sosialisasi ini diharapkan masing-masing sekolahdapat membantu dalam pendataan dan penggerakan penyelenggaraan imunisasi di sekolah, dengan memberikan informasi pada orangtua/wali murid tentang imunisasi MR. Pemberian penyuluhan pada orangtua / wali murid tentang apa imunisasi MR, siapa saja yang mendapat imunisasi MR, manfaat imunisasi MR, bagaimana imunisasi MR, dimana mendapat imunisasi MR, serta kapan imunisasi MR diberikan. Guru memberikan data nama murid yang menjadi sasaran imunisasi juga untuk menyeleksi anak-anak yang sedang sakit atau tidak masuk sekolah pada waktu pelaksanaan imunisasi. Guru menyiapkan ruangan di sekolah untuk pelaksanaan imunisasi/penyuntikan serta mengatur alur pelayanan imunisasi supaya tertib dan lancar. Guru mencatat hasil pelaksanaan imunisasi, juga memberi tanda pada jari anak yang sudah diimunisasi dengan tinta.
Acara ditutup dengan rencana tindak lanjut dari sekolah untuk mensosialisasikan imunisasi MR di sekolahnya masing-masing, kesepakatan pengumpulan data sasaran siswa, serta jadwal pelaksanaan masing-masing sekolah.





Tuliskan Komentar