Rabu, 13 November 2019, WIB

Jumat, 17 Jan 2014, 10:21:44 WIB, 2007 View Administrator, Kategori : Kegiatan Program

Tidak bisa dipungkiri lagi  sampai saat ini imunisasi merupakan upaya preventif yang  paling cost efektif. Salah satu bentuk nyata pentingnya program imunisasi adalah pada tahun 1974 Indonesia dinyatakan  negara bebas cacar.  Untuk polio, walaupun  sudah tidak ada lagi  kasus polio dalam beberapa tahun  tapi kasus polio di luar negeri masih menjadi ancaman. Sejak pertama kali dimulai  tahun 1956   dengan imunisasi  cacar, cakupan  dan pemberian  imunisasi  terus diperluas  sampai kini. Tahun 1977 sampai 1980 mulai diperkenalkan  imunisasi  BCG, DPT dan TT. Saat ini lima vaksin  yang diberikan  Program Imunisasi  pada bayi dan anak di Indonesia  untuk mencegah  tujuh  penyakit menular yaitu  Tuberkulosis, Polio, Difteria, Pertusis, Tetanus, Campak dan Hepatitis B.    

Akhir tahun 2013  Kemenkes meluncurkan  vaksin baru  yaitu vaksin Pentavalen.   Pemberian vaksin pentavalen ini  dimulai  di empat Provinsi yaitu Jawa Barat, Yogyakarta, Bali dan NTB. Mulai  tahun 2014 pemberian imunisasi Pentavalen (DPT-HB-Hib) dilaksanakan di seluruh Indonesia.  Vaksin Pentavalen  merupakan pengembangan dari vaskin yang sudah ada. Semula vaksin ini merupakan vaksin tetravalen (DPT-HB)   dan ditambahkan Vaksin Hib menjadi vaksin pentavalen (DPT-HB-Hib).  Vaksin ini akan lebih  efektif karena  dalam satu kemasan dapat mencegah lima penyakit yaitu difteri, tetanus, hepatitis,  radang otak (meningitis) dan batu rejan (batuk 100 hari).  Vaksin Haemophilus influenza tipe B (Hib)  berisi antigen yang dapat mencegah penyakit radang otak dan radang paru yang dapat menyebabkan kematian pada bayi sebesar 17,2%.

Aman

Vaksin pentavalen  aman, sebelum  diberikan  pada tahun manusia, setiap jenis  vaksin  sudah dipastikan  keamanannya melalui proses pemeriksaan oleh  Badan POM  dan  lembaga  internasional. Demam  setelah  imunisasi  merupakan  reaksi  normal  yang dapat diatasi  dengan  obat penurun  panas

Jadual Pemberian

 

Umur

 

Antigen

Imunisasi  dasar pada bayi

< 7 Hari

Hepatitis B

1 Bulan

BCG, Polio 1

2 Bulan

DPT-HB-Hib1 Polio 2

3 Bulan

DPT-HB-Hib 2 Polio 3

4 Bulan

DPT-HB-Hib 3 Polio 4

9 Bulan

Campak

Imunisasi lanjutan pada balita

18-36 Bulan

DPT-HB-Hib

(12 bln dari pemberian DPT-HB-Hib3 atau DPT-HB3)

24 – 36 Bulan

Campak

(6 bln dari campak dosis pertama)

Pelaksanaan Pemberian Vaksin Pentavalen

Pelaksanaan pemberian imunisasi Pentavalen bagi bayi dan imunisasi  lanjutan bagi balita di Kota Tegal akan  dimulai tangga 1 Februari 2014. Pelayanan imunisasi  dapat diperoleh di seluruh : Puskesmas, Posyandu, Rumah Sakit,  Rumah Bersalin, Bidan Praktek, Dokter Praktek Spesialis yang ada di Kota Tegal.

 





Tuliskan Komentar