Selasa, 23 Juli 2019, WIB

Senin, 30 Mar 2015, 10:27:29 WIB, 714 View Administrator, Kategori : Kegiatan Dinkes

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan di Kota Tegal setiap tahunnya. Tingkat insidensi sampai saat ini masih relatif tinggi. Penyakit DBD belum sepenuhnya dapat diatasi untuk di Kota Tegal. Endemisitas DBD di Kota Tegal dikarenakan: kondisi geografis dan cuaca yang mendukung perkembangan vektor (Aedes aegypti), tingkat kepadatan penduduk yang tinggi serta pelaksanaan PSN yang belum optimal di masyarakat. Trend kasus DBD dalam 3 (tiga) tahun terakhir di Kota Tegal meningkat, pada tahun 2012 kasus DBD hanya berjumlah 14 kasus, 2013 tercatat jumlah kasus mencapai 73 kasus dan pada tahun 2014 sebanyak 83 kasus tanpa kematian (CFR:0%), dan pada tahun 2015 sampai dengan bulan Maret Minggu ke 4, kasus DBD telah mencapai 14 kasus. Dan diharapkan kasus DBD di Tahun 2015 ini akan turun atau lebih rendah di banding tahun tahun sebelumnya. Berbagai upaya penurunan angka kesakitan DBD dilaksanakan baik bersifat preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif. Mengingat masih belum optimalnya pelaksanakan PSN sebagai upaya prioritas di Kota Tegal baik dimasyarakat, tempat-tempat umum maupun dilingkungan sekolah. Hal ini dibuktikan dengan rendahnya angka bebas jentik (ABJ) sebesar: 86 % di masyarakat dan di lingkungan pendidikan ABJ < 70 %. Polapikir masyarakat secara berlahan-lahan harus dirubah dari yang semula berpikir bahwa fogging minded dalam upaya penanganan DBD kita ubah menjadi pelaksanaan PSN sebagai kegiatan utama dan prioritas dalam penurunan kasus DBD. Sebagai wujud kegiatan prioritas dalam penangganan kasus DBD serta antisipasi peningkatan kaus DBD di tahun 2015 adalah pemberdayaan masyarakat dan promosi kesehatan, khususnya dalam pemberantasan sarang nyamuk dan pengembangan kelurahan bebas jentik Aedes aegypti. Dinas Kesehatan Kota Tegal mengundang segenap lintas sektor / program terkait bersama kader kesehatan pada kesempatan ini untuk merefres kembali Pelaksanaan PSN dan Gerakan Serentak PSN DBD di Kelurahan Slerok kecamatan Tegal Timur ini. Hal ini juga akan kami tindaklanjuti di wilayah wilayah lainnya. Di Pilihnya Kelurahan Debong Tengah diantara 2 kelurahan lainnya (Randugunting dan Debong Kulon) dikarenakan merupakan kelurahan yang berstatus. endemis / kelurahan yang sellau muncul kasus DBD di setiap tahunnyadan dengan jumlah kasus tertinggi yakni 2 kasus DBD dan 5 kasus suspek DBD sedangkan untuk 2 kelurahan lainnya sampai minggu ke 3 belum ditemukan kasus DBD. Untuk itu kita perlu menggugah kembali kesadaran masyarakat akan pentingnya PSN 3M yang dilaksankan secara rutin, serentak dan berkesinambungan seminggu sekali sehingga jentik DBD akan lenyap di lingkungan rumah kita dan diharapkan tidak ada kasus penyakit DBD baik dimasyarakat, sekolah, instansi maupun tempa umumnya saat ini, esok dan selamanya.(TEGAL, 27 MARET 2015)(iP "II)





Tuliskan Komentar